puasa hari pertama..

Alhamdulillah.. akhirnya hari pertama puasa ramadhan tahun ini telah terlalui.. meski perbedaan waktu yang lumayan jika puasa di tanah air, tapi dengan ijiNya hari ini dapat menyelesaikan puasa sampai waktu maghrib, yaitu jam 20.13 GMT-5 :) masih ada 12 or sebelas hari lagi :D wah mbake..... i miss u T_T

.: 1 sep 08, 22.53 :.

--- winnipeg, kota yang menginspirasi nama winnie the pooh.... ----

                            

this day many years ago...

this day many years ago.
hari itu hari sabtu.




birokrasi.... or biro crazy

pas di bandung, ikut training stability & control..
ada obrolan menarik...
minat kaum muda berpotensi tinggi terhadap pekerjaan
dilingkungan yang berbau birokrasi sangat kurang..
tidak bisa disalahkan memang,
terlalu banyak alasan pendukungnya
namun kalo orang2 yang berpotensi tinggi di negeri ini,
tidak mau masuk ke dunia tersebut..
berarti selamanya kita akan selamanya,
diatur (oleh birokrat) yang berpotensi rendah,
karena yang berpotensi tinggi tidak berminat,
alias kita selamanya akan diatur orang2 bodoh !
orang bodoh yang dilindungi sistem vs orang pintar diluar sistem
pertarungan yang seimbang bisa jadi..
bisa chaos itu ! so mo dimulai dari mana neeh ?
hm....

--
didinginnya udara bumi parahyangan..

dikejar hujan.....

kemaren,
sewaktu ada kerjaan di pedan..
mampir jogja, udah agak sore ...
mampir sawah, pas mendung tebel..
baru pada manen cabe..
terlibat dengan orang2..
berlarian menyelamatkan hasil panen..
dari derasnya hujan..
ternyata...
bertani juga penuh presure..

Kapan pemerintah kita memperhatikan petani ...

Kapan kita kembali ke sawah ladang..

Jika tidak ada emas disana!

Indonesia VS Saudi Arabia, Piala Asia 2007

Indonesia akhirnya kalah 2 -1 melawan Arab Saudi, setelah kebobolan di menit ke 90+3.... hikz...... kalah adalah kalah, kenyataan yang sudah tidak dapat dibantah lagi, namun, melihat perjuangan pemain - pemain kita yang tanpa lelah berlari... saya tetap bangga dengan kekalahan tersebut, bukan kekalahan yang memalukan.. sebagaimana bangganya saya menyanyikan lagu "Indonesia raya" sebelum kick off.. entah kenapa, saya ikut bergidik ketika menyanyikan lagu tersebut,.... tidak seperti ketika melakukan upacara bendera.. entah itu waktu di Sekolah ato bahkan sekarang... apa karena baru pertama saya menonton langsung di Stadion kebanggaan negri ini ? ah tidak, saya rasa karena kami menyayikan lagu tersebut dengan kebanggaan, kebanggan bahwa kami punya satu kesamaan, pendukung INDONESIA! dengan rasa bahwa malam ini musuh kita sama, Arab Saudi ! walaupun hanya pertandingan Sepak bola mungkin.... hm....... Thanks for Eli Eboy Cs.

ibarat pohon

ibarat pohon,
makin rindang daunnya, makin banyak yang ingin bertedu dibawahnya..
makin kokoh batangnya, makin banyak yang ingin bersandar kepadanya..
makin lebat buahnya, makin banyak yang ingin mencicipinya..
makin menancap akarnya, makin banyak yang bertumpu padanya..
makin menjulang tinggi, makin besar angin yang menerpanya..
jika jatuh,
makin berantakanlah sekitarnya....
sekaligus pertanda adanya kehidupan baru ?


jadi seperti komet...

Kamu jangan menjadi komet dong ! kata seorang rekan memperingatkan rekan yang lain.. gara rekan tersebut membuat langkah "berani" yang dianggap tujuannya benar namun caranya yang salah.. caranya dianggap tidak pada porsinya sehingga menimbulkan suatu yang "wah..."  dianggap melangkahi...  dll... kenapa jangan menjadi komet ? ya komet itu benda angkasa yang bercahaya dan berekor namun mempunyai lintasan orbit yang berbeda dengan lintasan orbit benda langit lain (planet).. Akan tetapi, kenap gak boleh ? kan komet juga sama dengan planet, sama sama mengitari suatu benda angkasa (dalam hal ini Matahari)... bahkan malah terlihat lebih indah dari bumi karena mempunyai ekor :) cuman lintasannya aja khan yang berbeda? hehehehehe.... bagaimanapun kecerdasan emosional juga akan menentukan jalan hidup kita kemudian hari... hidup memang pilihan.. namun setelah itu pilihan itu yang akan memaksa kita mengikuti tracknya.

Mencoba berdiri ditengah hempasan angin..

ya... seperti judul diatas merasa serasa ditengah hempasan - hempasan angin.. kadang semilir meninabobokan.. kadang sembribit laksana angin malam.. kadang berbau lembab seperti bau tanah yang dibawa angin sewaktu hujan.. bahkan kadang menjadi badai yang menghempaskan.. kadang malah semuanya berbarengan berhembus.. sembari menguji sebenarnya bagaimana posisiku berdiri.. kadang aku tertawa - tawa sendiri membaca sekaligus merasakan hempasan - hempasan atau semilir angin angin tadi.. sebagaimana tertawa - tawa sendiri melihat sekelilingku berdinamika.. ada yang penjilat.. ada yang bahkan sama sekali tidak peduli.. ada yang diem tapi mununggu untuk menerkam... hahahahah.... manusia memang tidak pernah puas.. berujung pada kehampaan ?

jangan terlalu pesismis ah....

tergelitik oleh blognya momon, kok kayaknya kita semua menjadi orang - orang pesimistis sekali seeh, padahal kalo bangsa ini yang notabene ya kita - kita ini tidak yakin kalo kita mampu berarti kita memang bener2 gak mampu! ibarat kita naek gunung ketika dah nyampe kendhit dihadapan kita akan terbentang bukit pasir dan batu yang derajat kemiringannya jauh lebih curam dari pada sebelum kendhit padahal ketika sampai situ stamina kita udah pasti dah payah, kalo kita udah gak yakin bisa naek ke puncak, memang permohonan kita akan terkabul, namun jika kita yakin mampu, walaupun dengan tertatih, setiap langkah berhenti, terengah2, walaupun nyampe puncak udah gak sunrise lagi toh tetep sampe khan ?!
barusan ada angin segar bahwa pemerintah telah mencanangkan target 2030 RI akan menjadi the big five country diluar Jepang,AS,EURO. mimpi ?! mungkin iya tapi yang penting semangat optimismenya itu loh ! para ahli ekonomi sudah berani mentargetkan seperti itu, bagai mana dengan ahli - ahli lain? kontribusi ahli politik, ahli sosial, ahli budaya, ahli teknik, bahkan sampai wartawan dinanti tuh ! media juga sangat berperan dalam membuat propaganda di masyarakat, maka agak bertanggung jawab dikit lah....
ada lagi mimpi di sini yaitu visi 75-100 yaitu ingin memberi kado kenegara ini jika berultah ke 75 dengan 100% rakyatnya menikmati listrik ! mimpi lagi ?! memang! tapi kita harus punya mimpi sehingga ketika bangun kita tidak hanya memikirkan tidur lagi... bangun dan kejar mimpi ! heuheuheuheuheuheuheuehuuu tur yo gur ngomong :D

Silent please....

yup.. kata - kata tukul "empat mata" menarik juga disimak..apalagi dicocokan dengan kondisi saat ini, saat musibah silih berganti.. yang terbaru banjir di ibukota. Semua orang juga tau bahwa penanganan banjir itu harus bikin saluran, tidak buang sampah sembarangan, perbanyak area untuk resapan air, bukit - bukit jangan digunduli.. gak perlu para ahli untuk men ngatakan hal2 tsb..bosan aku ndengernya di media - media, isinya kok tak rasa-rasain cuman program,konsep,pikiran,ide tanpa ada realisasi.... apalagi media mengekpos secara berlebihan dan tidak imbang lagi ! jadi kesannya kok jadi hiperbolis khas infotainment ! lebih baik sekarang "silent' dulu.. mari perbaiki kondisi ini mulai dari yang kita bisa... jangan hanya bisa menyalahkan.. wah Pemerintah seh.... bla..bla..bla.... huh ! mengeluh kok jadi hoby! bagaimana dengan kita sendiri?!! terlepas bahwa emang pemerintah kita memang lemah!